Posted on: 27 Mei 2020 Posted by: admin Comments: 0

Kudus — dari, demi dan untuk Allah

Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. .. “Turunlah, peringatkanlah kepada bangsa itu, supaya mereka jangan menembus mendapatkan TUHAN hendak melihat-lihat; sebab tentulah banyak dari mereka akan binasa. Juga para imam yang datang mendekat kepada TUHAN haruslah menguduskan dirinya, supaya TUHAN jangan melanda mereka.” — Keluaran 19:10, 21, 22
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. — Galatia 5:13
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya? — Roma 6:1-2
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. — Efesus 1:3-4
Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah — Kolose 1:9-10
Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus… Dan inilah doaku, semoga kasihmu makin melimpah dalam pengetahuan yang benar dan dalam segala macam pengertian, sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus, penuh dengan buah kebenaran yang dikerjakan oleh Yesus Kristus untuk memuliakan dan memuji Allah.  — FIlipi 1:6, 9-11
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. — Matius 5:8
1. Apakah terdapat perbedaan antara kekudusan dalam Perjanjian Lama dari kekudusan dalam Perjanjian Baru? Dalam hal apa beda? Dalam hal apa sama?
2. Apa sajakah tindakan Allah dalam Yesus Kristus yang memungkinkan kita orang percaya memiliki kehidupan yang kudus dan berkenan kepada-Nya?
3. Bagaimana supaya manfaat pengudusan dalam Yesus Kristus itu boleh mewujud nyata di dalam kehidupan kita seutuhnya, seluruh aspek kemanusiaan kita, ke semua jejaring relasi kita?
4. Apakah dengan mementingkan kekudusan hati lalu kekudusan penampilan jasmani seperti misalnya sikap tubuh dan cara berpakaian serta konsentrasi kita dalam ibadah boleh sebebas-semau diri kita sendiri?
5. Bagaimanakah hubungan kudus dengan: utuh, energik, bahagia-sukacita, memiliki rasa hormat diri namun rendah hati, sehat / serasi jasmani-rohani?

Mari memberkati sesama melalui pelayanan literasi Yay. Simpul Berkat. Kirim dukungan/persembahan kasih Anda ke: BCA 0953882377

Categories:

Leave a Comment