Posted on: 4 Maret 2020 Posted by: admin Comments: 0

Ajaibnya Rahmat Allah

Inilah para kepala kaum keluarga mereka: Anak-anak Ruben anak sulung Israel: Henokh, Palu, Hezron dan Karmi; itulah kaum-kaum Ruben. Anak-anak Simeon: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar, dan Saul, anak seorang perempuan Kanaan; itulah kaum-kaum Simeon. Inilah nama anak-anak Lewi menurut urutan kelahirannya: Gerson, Kehat dan Merari. Umur Lewi seratus tiga puluh tujuh tahun. Anak-anak Gerson: Libni dan Simei, menurut kaum mereka. Anak-anak Kehat: Amram, Yizhar, Hebron dan Uziel. Umur Kehat seratus tiga puluh tiga tahun. Anak-anak Merari: Mahli dan Musi. Itulah kaum-kaum Lewi menurut urutannya. Dan Amram mengambil Yokhebed, saudara ayahnya, menjadi isterinya, dan perempuan ini melahirkan Harun dan Musa baginya. Umur Amram seratus tiga puluh tujuh tahun. Anak-anak Yizhar: Korah, Nefeg dan Zikhri. Anak-anak Uziel: Misael, Elsafan dan Sitri. Dan Harun mengambil Eliseba, anak perempuan Aminadab, saudara perempuan Nahason, menjadi isterinya, dan perempuan ini melahirkan baginya Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar. Anak-anak Korah: Asir, Elkana dan Abiasaf; itulah kaum-kaum orang Korah. Eleazar, anak Harun, mengambil salah seorang anak perempuan Putiel menjadi isterinya dan perempuan ini melahirkan Pinehas baginya. Itulah para kepala kaum keluarga orang Lewi menurut kaum mereka. Itulah Harun dan Musa, yang diperintahkan TUHAN: “Bawalah orang Israel keluar dari tanah Mesir menurut pasukan mereka.” Merekalah yang berbicara kepada Firaun, raja Mesir, supaya mereka membawa orang Israel keluar dari Mesir. Itulah Musa dan Harun. Pada waktu TUHAN berfirman kepada Musa di tanah Mesir, TUHAN berfirman kepadanya: “Akulah TUHAN; katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, segala yang Kufirmankan kepadamu.” Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: “Bukankah aku ini seorang yang tidak petah lidahnya, bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku?”  — Keluaran 6:13-29
Ini adalah silsilah Israel. Istilah yang dipakai di sini adalah kepala kaum keluarga, atau kepala para leluhur Israel. Jelas bahwa silsilah ini tidak lengkap. Nama-nama yang dicantumkan tidak mendata semua yang termasuk dalam garis keturunan dari tiap kepala kaum keluarga. Selain nama-nama yang tidak dicantumkan, juga sebagian besar tidak memuat nama para perempuan. Tetapi yang lebih mencolok adalah silsilah Israel ini hanya menyebutkan tiga kepala kaum keluarga Israel, bukan dua belas.
Tiga ini mewakili seluruh Israel, tetapi tiga ini justru adalah yang tidak mendapatkan berkat Yakub sebab dosa berat yang mereka lakukan. Ruben karena melakukan inces dengan Bilha. Simeon dan Lewi karena melakukan pembunuhan dalam perstiwa saudari mereka yang diperkosa. Meski demikian Ruben juga memiliki andil dalam penyelamatan Yusuf dari dengki anak-anak Yakub lainnya; dan karena penyelamatan itulah Yusuf kemudian dapat menyelamatkan seluruh kaum keluarga Israel ke Gosyen. Dipilihnya tiga kepala dari kaum keluarga Israel ini kemungkinan untuk memperlihatkan kemurahan Tuhan yang luar biasa besar yang bukan saja telah menggenapi janji-Nya, mendengar keluh kesah Israel di perbudakan Mesir, bahkan telah memilih dua yang berperan sebagai pelepas mereka yaitu Harun dan Musa dari antara keturunan bermasalah ini.
Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.  Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang. Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah. Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: “Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.”  — 1 Korintus 1:25-30
Aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. — 1 Korintus 15:9-10.
Mari memberkati sesama melalui pelayanan literasi Yay. Simpul Berkat. Kirim dukungan Anda ke: BCA 0953882377
Categories:

Leave a Comment